Minggu, 06 Februari 2011

Senyum ^_^ (Di Marahin pun Senang) ^^

Suatu hari salah seorang ulama besar Saudi Arabia adad ini,Syaikh Muhammad Shalih Al-Ustaimin,berjalan diiringi rombongan murid beliau yang berada disamping,depan,dan belakang.Waktu itu beliau berangkat dari masjid menuju rumahnya,usai memberi pelajaran.Beliau terlihat sedang mengejar sesuatu.

Saat asik berjalan dan menjawab beberapa pertanyaan,seorang murid hitam dari wilayah Afrika berjalan di belakang beliau terlalu cepat,sehingga menginjak kaki syaikh dari belakang.Melihat gelagat tidak baik,murid Afrika itu menggeser badan ke sebelah kiri.
  Syaikh menoleh ke belakang.Yang ia lihat bukan murid Afrika tadi,tapi seorang pemuda baby face berkebangsaan Yaman,yang tersenyum ke arah beliau.Beliau membalas senyumnya.

Saat syaikh berjalan lagi,murid Afrika tadi kembali ke posisi semula.Ups,dia kembali menginjak kaki syaikh,dan kembali bergeser ke tempat lain.kejadian itu tidak ada yang tahu,kecuali dia saja,dan syaikh tentunya.Saat syaikh menoleh,lagi-lagi si baby face itu yang terlihat tersenyum ke arahnya.Mereka kembali saling senyum.
  Payahnya,kejadian itu berulang hingga empat kali.Pada kali yang keempat,saat kakinya merasa terinjak dari belakang,syaikh kembali menoleh,dan yang terlihat masih baby face yang tersenyum ramah kepadanya.
   "Hai santri bandel,kamu sengaja menginjak kaki saya? kenapa malah pringas-pringis begitu? "Tanya Syaikh.
   "apa? saya syaikh?" si pemuda itu malah bertanya heran.
   "Ya,kamu.Siapa lagi?"
   "Saya....."
   "Sudah,jangan main-main lagi."
   "Syaikh...."
   "Ya,sudah....jangan pringas-pringis lagi...."
Si murid Afrika tertawa cekikikan.

Keesokan harinya,murid hitam dari Afrika itu menhadap syaikh,dan menyatakandirinya yang bersalah menginjak kaki syaikh hingga beberapa kali.Sambil menghela nafas,Syaikh memanggil muridnya yang bersal dari Yaman tersebut,dan meminta maaf karena telah kemarin salah berprasangka kepadanya.
   "Gak papa Syaikh.Di marahi pun,saya tetap senang ko...."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar